METROPOLITAN.ID — Pesatnya perkembangan di era
digital ikut mendorong para tenaga kerja dan praktisi untuk mampu
memahami pentingnya penggunaan dan manfaat teknologi informasi.
Menurut Chief Marketing Officer Telkomtelstra, Sri Safitri, manfaat
dari perkembangan teknologi tidak lagi digunakan oleh unit bisnis yang
bergerak di bidang teknologi informasi saja.
Tetapi juga dapat dioptimalkan dalam mendukung beragam kegiatan operasional untuk meningkatkan pendapatan bisnis yang pada umumnya diimplementasikan oleh unit-unit bisnis lainnya, termasuk penjualan dan pemasaran.
“Di era Internet of Things seperti saat ini tentunya para marketer juga dituntut untuk tidak hanya memiliki kemampuan storytelling yang visioner namun harus cakap di bidang teknologi, khususnya dalam mengolah data menjadi acuan untuk menciptakan strategi guna mencapai target perusahaan,” kata Sri Safitri.
Sri sendiri menyimpulkan lima poin penting dalam transformasi digital khususnya bagi seorang profesional marketing sebagaimana dihimpun dari Detik, Senin (9/5/2016).
1. Mengutamakan low hanging fruits yang berarti target-target yang relatif mudah dijangkau, dapat diselesaikan dengan waktu relatif cepat dan tidak memerlukan upaya dan energi yang tidak terlalu besar.
2. Terus melakukan komunikasi yang relevan secara konsisten kepada seluruh unit untuk membangun budaya digital perusahaan.
3. Memberikan edukasi atau pemahaman terkait digital dalam rangka menciptakan pengalaman pelanggan yang terbaik.
4. Memanfaatkan beragam teknologi atau technically savvy yang selalu berkembang pesat untuk memudahkan customer engagement.
5. Melakukan engagement yang baik yang dapat dilakukan secara digital untuk memahami apa yang menjadi kebutuhan utama pelanggan sebelum menginformasikan benefit dari produk atau jasa yang kita tawarkan.
( blogger.com)
Tetapi juga dapat dioptimalkan dalam mendukung beragam kegiatan operasional untuk meningkatkan pendapatan bisnis yang pada umumnya diimplementasikan oleh unit-unit bisnis lainnya, termasuk penjualan dan pemasaran.
“Di era Internet of Things seperti saat ini tentunya para marketer juga dituntut untuk tidak hanya memiliki kemampuan storytelling yang visioner namun harus cakap di bidang teknologi, khususnya dalam mengolah data menjadi acuan untuk menciptakan strategi guna mencapai target perusahaan,” kata Sri Safitri.
Sri sendiri menyimpulkan lima poin penting dalam transformasi digital khususnya bagi seorang profesional marketing sebagaimana dihimpun dari Detik, Senin (9/5/2016).
1. Mengutamakan low hanging fruits yang berarti target-target yang relatif mudah dijangkau, dapat diselesaikan dengan waktu relatif cepat dan tidak memerlukan upaya dan energi yang tidak terlalu besar.
2. Terus melakukan komunikasi yang relevan secara konsisten kepada seluruh unit untuk membangun budaya digital perusahaan.
3. Memberikan edukasi atau pemahaman terkait digital dalam rangka menciptakan pengalaman pelanggan yang terbaik.
4. Memanfaatkan beragam teknologi atau technically savvy yang selalu berkembang pesat untuk memudahkan customer engagement.
5. Melakukan engagement yang baik yang dapat dilakukan secara digital untuk memahami apa yang menjadi kebutuhan utama pelanggan sebelum menginformasikan benefit dari produk atau jasa yang kita tawarkan.
( blogger.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar